Menteri Keuangan ↗(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Provinsi ↗Aceh tidak akan dipotong tahun ini. Pasalnya, Aceh menjadi salah satu daerah yang terdampak bencana banjir ↗dan tanah longsor sejak akhir November lalu.
Kepastian itu diberikan Purbaya usai menerima telepon dari Presiden Prabowo Subianto di sela Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI dengan Pemerintah yang disiarkan melalui kanal Youtube DPR, Sabtu (10/1).
Dalam rapat tersebut, Wagub Aceh Fadhlullah meminta diskresi anggaran bagi Aceh kepada Purbaya. Tak berapa lama, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, yang juga hadir dalam rapat tersebut, menerima telepon dari Prabowo yang ingin berbicara dengan Sang Bendahara Negara.
"Untuk tahun ini, anggaran Anda akan penuh seperti tahun lalu, enggak dipotong. Jadi dapat (tambahan) Rp1,6 triliun, Rp1,7 triliun kalau enggak salah," ujar Purbaya kepada Fadhlullah setelah menerima telepon dari Prabowo.
Purbaya mengaku mengantongi persetujuan dari Prabowo terkait diskresi anggaran itu. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Dasco karena sudah menghubungkan dengan Prabowo.
"Kalau saya kan enggak bisa telepon, beliau (Dasco) yang bisa telepon. Pak Ketua saya nanya tadi, bapak minta persetujuan, apa memerintah? Hahaha, minta persetujuan, jadi clear," ujarnya.
Hingga awal Januari, Kemenkeu sendiri telah mentransfer Rp1,279 triliun kepada Pemprov Aceh untuk membantu penanganan dampak bencana.
"Kita sudah kirim di bulan Januari untuk Aceh saja itu Rp1,279 triliun. Jadi mereka cukup cash untuk gerak, kalau mau," ujarnya.
Pada Desember lalu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkap pihaknya menghapus syarat salur dalam pencairan transfer ke daerah (TKD) senilai Rp43,8 triliun bagi daerah terdampak bencana Sumatra.
Dana itu bisa ditransfer langsung kepada daerah-daerah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
"TKD 2025 sudah ditransfer semua, 2026 akan kita lakukan transfer tanpa syarat salur. Karena kita memahami teman-teman di pemerintah daerah membutuhkan gerak cepat, dana tersedia, dan jangan sampai terkendala hanya oleh administrasi penyaluran," jelasnya dalam Konferensi Pers APBN Kita di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis (18/12) lalu.
Pada 2025, anggaran TKD Aceh mencapai Rp32,29 triliun, atau naik sekitar 2,3 persen (yoy), Komponen terbesar dari TKD itu adalah Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp16,09 triliun.

