Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Gorontalo↗. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan dapur, kualitas makanan, kebersihan dan sanitasi, tata kelola distribusi, hingga kepatuhan terhadap prosedur operasional. BGN menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan agar program dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Baca Juga: Gempa Susulan Guncang Laut Sangihe, Warga Sulut Tetap Diminta Waspada Pascagempa Filipina↗
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh langkah evaluasi yang dilakukan BGN. Menurutnya, hasil evaluasi akan menjadi bahan perbaikan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG di daerah.
Ia menekankan bahwa kualitas layanan harus menjadi prioritas utama, mengingat program MBG merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
Pemerintah Provinsi Gorontalo juga berkomitmen memperkuat koordinasi dengan BGN, pemerintah kabupaten/kota, serta pengelola SPPG agar setiap rekomendasi hasil evaluasi dapat segera ditindaklanjuti. Dengan demikian, pelaksanaan program diharapkan semakin efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Melalui evaluasi tersebut, BGN berharap seluruh SPPG dapat memenuhi standar pelayanan yang seragam sehingga kualitas makanan bergizi yang diterima masyarakat tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia.
source: BGN Evaluasi Menyeluruh SPPG di Gorontalo, Wagub Tekankan Komitmen Perbaikan↗

